Jumat, 20 April 2012
Cerpen : SEBUAH CITA DAN CINTA YANG SEDERHANA
Sabtu, 28 Januari 2012
Rencana Ibukota Indonesia akan di Ganti !!
SBY tengah memikirkan lokasi baru pusat pemerintahan. Kalau seperti Malaysia itu tanggung dan tidak sepenuh hati. Cuma 40 km. Sehingga sebagian tidak pindah rumah dan akhirnya jadi jauh dan macet.
Pemindahan Ibukota Negara Indonesia dari Jakarta
Pertama-tama kita harus sadar bahwa pemindahan ibukota dari satu kota ke kota lain adalah hal yang biasa dan pernah dilakukan. Sebagai contoh, Amerika Serikat pernah memindahkan ibukota mereka dari New York ke Washington DC, Jepang dari Kyoto ke Tokyo, Australia dari Sidney ke Canberra, Jerman dari Bonn ke Berlin, sementara Brazil memindahkan ibukotanya dari Rio de Janeiro ke Brasilia. Indonesia sendiri pernah memindahkan ibukotanya dari Jakarta ke Yogyakarta.
Over Populasi (Jumlah penduduk melebihi daya tampung) merupakan penyebab utama kenapa banyak negara memindahkan ibukotanya. Sebagai contoh saat ini Jepang, Jepang ingin memindahkan ibukotanya karena wilayah Tokyo Megapolitan jumlah penduduknya sudah terlampau besar yaitu: 33 juta jiwa. Jakarta sendiri menurut mantan Gubernur DKI, Ali Sadikin, dirancang Belanda untuk menampung 800.000 penduduk. Namun ternyata di saat Ali menjabat Gubernur jumlahnya membengkak jadi 3,5 juta dan sekarang membengkak lagi hingga daerah Metropolitan Jakarta yang meliputi Jabodetabek mencapai total 23 juta jiwa.
Jadi pemindahan ibukota bukanlah hal yang tabu dan sulit. Soeharto sendiri sebelum lengser sempat merencanakan pemindahan ibukota Jakarta ke Jonggol.
Kenapa kita harus memindahkan ibukota dari Jakarta? Apa tidak repot? Apa biayanya tidak terlalu besar? Jawaban dari pertanyaan ini harus benar-benar tepat dan beralasan. Jika tidak, hanya buang-buang waktu, tenaga, dan biaya. Pertama kita harus sadar bahwa ibukota Jakarta di mana lebih dari 80% uang yang ada di Indonesia beredar di sini merupakan magnet yang menarik penduduk seluruh dari Indonesia untuk mencari uang di Jakarta. Arus urbanisasi dari daerah ke Jakarta begitu tinggi. Akibatnya jika penduduk Jakarta pada zaman Ali Sadikin tahun 1975-an hanya sekitar 3,5 juta jiwa, saat ini jumlahnya sekitar 10 juta jiwa. Pada hari kerja dengan pekerja dari wilayah Jabotabek, penduduk Jakarta menjadi 12 juta jiwa. Hal-hal di atas akan mengakibatkan: 1. Jakarta akan jadi kota yang sangat macet 2. Dengan banyaknya orang bekerja di Jakarta padahal rumah mereka ada di pinggiran Jabotabek, akan mengakibatkan pemborosan BBM. 3. Dengan kemacetan dan jauhnya jarak perjalanan, orang menghabiskan waktu 3 hingga 5 jam per hari hanya untuk perjalanan kerja. 4. Stress meningkat akibat kemacetan di jalan. 5. Penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas) juga meningkat karena orang berada lama di jalan dan menghisap asap knalpot kendaraan 6. Banjir dan kekeringan akan semakin meningkat karena daerah resapan air terus berkurang. 7. Jumlah penduduk Indonesia akan terpusat di wilayah Jabodetabek. Saat ini saja sekitar 30 juta dari 200 juta penduduk Indonesia menempati area 1500 km2 di Jabodetabek. Atau 15% penduduk menempati kurang dari 1% wilayah Indonesia. 8. Pembangunan akan semakin tidak merata 9. Tingkat Kejahatan/Kriminalitas 10. Timbul bahaya kelaparan karena over populasi dan sawah berubah jadi rumah, kantor, dan pabrik. Saat ini pulau Jawa yang merupakan pulau terpadat di dunia 7 x lipat lebih padat daripada RRC. Kepadatan penduduk di Jawa 1.007 orang/km2 sementara di RRC hanya 138 orang/km2. Tak heran di pulau Jawa banyak orang yang kelaparan dan makan nasi aking. Untuk itu diperlukan penyebaran pusat kegiatan di berbagai kota di Indonesia kegiatan jangan terpusat di Jakarta. Jika tidak, maka jumlah penduduk kota Jakarta akan terus membengkak. Dalam 10-20 tahun, Jakarta akan jadi kota yang mati/semrawut karena jumlah penduduk yang terlampau banyak (saat ini saja kemacetan sudah luar biasa). Biarlah Jakarta cukup menjadi pusat bisnis. Untuk pusat pemerintahan, sebaiknya dipindahkan ke Kalimantan Tengah. Kenapa Kalimantan Tengah? Kenapa tidak di Jawa, Sulawesi, atau Sumatra?
Pertama Jawa adalah pulau kecil yang sudah terlampau padat penduduknya. Luas pulau Jawa hanya 134.000 km2 sementara jumlah penduduknya sekitar 135 juta jiwa. Kepadatannya sudah mencapai lebih dari 1.000 jiwa per km2. Apalagi pulau Jawa yang subur dengan persawahan yang sudah mapan seharusnya dipertahankan tetap jadi lahan pertanian untuk mencukupi kebutuhan pangan di Indonesia. Kalau dipaksakan di Jawa, maka luas sawah akan berkurang sebanyak 50.000 hektar! Produksi beras/pangan lain akan berkurang sekitar 200 ribu ton per tahun! Indonesia akan semakin kekurangan pangan karenanya. Selama ibukota tetap di Jawa, pulau Jawa akan semakin padat dan pembangunan tidak tersebar ke seluruh Indonesia. Jawa sudah kebanyakan penduduk/over-crowded!
Ada pun pulau Sumatera letaknya relatif agak di Barat. Dengan jumlah penduduk lebih dari 42 juta, pembangunan di Sumatera sudah cukup lumayan.
Sulawesi dengan luas 189.000 km2 dan jumlah penduduk sekitar 15 juta jiwa masih terlalu kecil wilayahnya. Sumatera dan Sulawesi adalah pulau yang subur dan cocok untuk pertanian. Jadi sayang jika pertumbuhan jumlah penduduk dipusatkan di situ. Belum lagi kedua wilayah ini rawan dengan gempa bumi dan tsunami.
Ada pun Kalimantan luasnya 540.000 km2 dengan jumlah penduduk hanya 12 juta jiwa. Pulau Kalimantan jauh lebih luas dibanding pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi dan jumlah penduduknya justru paling sedikit.
Di pulau Kalimantan juga tidak ada gunung berapi dan merupakan pulau yang teraman dari gempa. Sementara di pesisir Kalimantan Tengah yang berbatasan dengan Laut Jawa juga ombak relatif tenang dan aman dari Tsunami. Ini cocok untuk jadi tempat ibukota Indonesia yang baru.
Sebaliknya Jakarta begitu dekat dengan gunung Krakatau yang ledakkannya 30 ribu x bom atom Hiroshima dengan tsunami setinggi 40 meter. Efek ledakan Krakatau terasa sampai Afrika dan Australia. Sekarang gunung Krakatau yang dulu rata dengan laut telah “tumbuh” setinggi 800 meter lebih dengan kecepatan “tumbuh” sekitar 7 meter/tahun. Sebagian ahli geologi memperkirakan letusan kembali terulang antara 2015-2083. Jadi Jakarta tinggal “menunggu waktu” saja… Read More....
Sabtu, 14 Januari 2012
MAKALAH ALGORITMA & PEMROGRAMAN C
Bahasa pemrograman C++ adalah bahasa yang amat berbeda. Untuk kompiler C++ berbasis DOS, akan memerlukan beberapa kata kunci (keywords); keyword sendiri tidak cukup untuk difungsikan sebagai input dan output. Walau hampir semua fungsi dalam file library tampaknya bias diakses oleh header filenya. Coba kita lihat program sesungguhnya:
int main()
{
cout<<”HEY, you, I’m alive! Oh, and Hello World!”; return 0; }
int main()
{
std::cout << "Hello, world!\n"; return 0; }
int main(void) {
printf("Hello, World!\n");
return 0;
}
b) Pustaka dasar C++
Kepala (header) untuk penggunaan Pustaka Dasar C++ ditulis tanpa akhiran .h.
c) Kata yang dipesan
auto const double float int short struct unsigned
break continue else for long signed switch void
case default enum goto register sizeof typedef volatile
char do extern if return static union while
*Kelompok kedua Kata yang dipesan kelompok kedua berjumlah 30. Kata-kata ini adalah baru dan hanya ada di bahasa C++.
asm dynamic_cast namespace reinterpret_cast try
bool explicit new static_cast typeid
catch false operator template typename
class friend private this using
const_cast inline public throw virtual
delete mutable protected true wchar_t
Kata-kata yang dipesan tersebut di atas tidak boleh dipakai sebagai nama variable, class, enum, macro, dan struct.
char Abjad/karakter atau untuk bilangan bulat kecil 1 byte signed: -128 to 127
unsigned: 0 to 255
short int (short) Bilangan bulat dengan jangkauan pendek 2 byte signed: -32768 to 32767
unsigned: 0 to 65535
int Bilangan bulat 4 byte signed: -2147483648 to 2147483647
unsigned: 0 to 4294967295
long int (long) Integer dengan jangkauan panjang 4 byte signed: -2147483648 to 2147483647
unsigned: 0 to 4294967295
bool Boolean, dapat bernilai benar atau salah (true or false) 1 byte true or false
float Angka dengan titik mengambang (bilangan cacah) 4 byte 3.4e +/- 38 (7 digit)
double Bilangan cacah dengan ketelitian ganda 8 byte 1.7e +/- 308 (15 digits)
long double Bilangan cacah dengan ketelitian ganda panjang 8 byte 1.7e +/- 308 (15 digits)
wchar_t Karakter lebar, biasa dipakai untuk Unicode karakter
2 byte 1 karakter lebar
Untuk mengubah kode-kode C++ program menjadi suatu program aplikasi yang dimengerti oleh sistem operasi dan komputer, diperlukan sebuah kompilator C++.
Berikut ini adalah beberapa kompilator C++ yang dapat digunakan secara gratis.
• Microsoft Visual C++ 2005 Express
• Turbo C++ Explorer
• Apple Xcode for Mac OS X
• Open Source Watcom / OpenWatcom C/C++ Compiler
• Digital Mars C/C++ Compiler (Symantec C++ Replacement)
• Bloodshed Dev-C++ C++ Compiler
• Free Microsoft .NET Framework Software Development Kit (SDK) / Free Microsoft Visual C++ Compiler
• Intel C++ Compiler for Linux Non-Commercial Version
• Sun Studio Compilers and Tools
• Open64 Compiler Tools
• Apple's Macintosh Programmer's Workshop (C and C++ compilers)
• TenDRA C/C++ Compiler
• GNU C/C++ Compiler
• Ch Embeddable C/C++ Interpreter (Standard Edition)
• DJGPP C and C++ Compilers
• CINT C and C++ Interpreter
• SDCC C Cross-compiler
• Cygwin Project (C & C++ Compilers)
• SDCC C Cross-compiler
• Code::Blocks
f) Kompilator
Kompilator (Inggris: compiler) adalah sebuah program komputer yang berguna untuk menerjemahkan program komputer yang ditulis dalam bahasa pemrograman tertentu menjadi program yang ditulis dalam bahasa pemrograman lain.
Terlepas dari pengertiannya yang demikian relatif luas, istilah kompilator biasa digunakan untuk program komputer yang menerjemahkan program yang ditulis dalam bahasa pemrograman tingkat tinggi (semacam bahasa Pascal, C++, BASIC, FORTRAN, Visual Basic, Visual C#, Java, xBase, atau COBOL) menjadi bahasa mesin, biasanya dengan bahasa Assembly (assembler) sebagai perantara.
Kompilator berbeda dengan assembler karena biasanya kompilator akan menghasilkan kode obyek (object code) yang bisa berupa file executable pada sisten operasi Windows atau file bin pada sisten operasi berbasis Unix.
Kompilator melakukan proses kompilasi dengan cara menganalisis kode sumber secara keseluruhan, sehingga waktu yang dibutuhkan untuk melakukan kompilasi lebih lama, namun hasilnya lebih cepat dalam proses eksekusi daripada program yang dibuat dengan menggunakan teknik interpretasi dengan interpreter
B. Header dan Fungsi main()
Beberapa bagian yang harus di perhatikan adalah header dan fungsi. Header adalah diana kita memasukkan library yang ada dalam C++ kedalam kode program kita. Fungsi adalah “tempat” dimana kita bisa “bereksperimen”. Didalamnya terdapat semua statement yang kita buat. Program yang paling sederhana yang pernah diketahui umat manusia (seram amat kata-katanya) adalah:
#include
using namespace std;
void main ()
{
cout << “Hello, World!\n”; } Pada baris pertama, seperti yang kita lihat, ada perintah #include . Tanda ‘#’ adalah preprocessor directive. Preprocessor directive adalah perintah – perintah yang diberikan kepada compiler untuk melakukan definisi, memasukkan file library, dll. Contoh – contoh dari preprocessor ini adalah:
• #define maximum_number 100000
• #include “fileku.h”
• #ifdef maximum_number
#undef maximum_number
#define maximum_number_2 1000
#endif
Itu berarti bahwa kita memasukkan (include) library iostream ke dalam kode program kita. iostream itu adalah header yang dibutuhkan untuk “kegiatan” input dan output dari program. Perintah cout sendiri ada karena kita memasukkan iostream ke dalam kode program kita dan juga using namespace std; dimana ada member cout di dalamnya.
• ctime = header waktu
• cstdio = header untuk perintah C seperti printf dan scanf
• cmath = header untuk operasi matematika seperti sin, cos, sqrt, dan tan
• cstring = header untuk memanipulasi string seperti strcpy, strcat, dll
(untuk lebih lengkapnya, lihat http://cplusplus.com/tutorial)
main () adalah fungsi utama (main) yang harus ada dalam setiap program C++ kita. Di sini yang digunakan adalah dengan main tanpa nilai kembalian dan tanpa paramater. Apa itu nilai kembalian dan apa itu paramater? Saksikan setelah pesan – pesan berikut… eh salah, lihat dalam . Jika diperhatikan ada perintah \n pada akhirJbab berikutnya “kalimat” Hello, World!. Apa itu? ”\n” adalah perintah dalam banyak bahasa pemrograman sebagai baris baru (new line).
Perintah dengan menggunkan backslash (‘\’) juga ada beberapa jenis, diantaranya:
• ‘\a’ = untuk menghasilkan bunyi alert
• ‘\t’= tabulasi
• ‘\0’ = null terminated dalam array
Tanda ‘{‘ juga harus ada dalam setiap fungsi C++, itu menandakan awal dari fungsi / program dan ‘}’ menandakan akhir dari fungsi / program.
C. Penulisan Dalam Bahasa C++
Penulisan dalam bahasa C++ adalah case sensitive. Yang berarti, C++ membedakan huruf kecil dan kapital. Yang berarti (lagi): variabel_pertama tidak sama dengan variabel_Pertama atau mboknya_echi tidak sama dengan mboknya_Echi.
Komentar dalam C++ ditulis dengan ‘//’ untuk komentar dengan panjang satu baris atau ‘/*’ dan ‘*/’ untuk komentar lebih dari satu baris, dimana tanda /* merupakan “pembuka” komentar dan */ adalah “penutup” komentar. Komentar adalah cataatan ang ditulis oleh programmer untuk sebagai pengingat atau penjelasan ketika membaca sebuah kode. Kata – kata dalam sebuah komentar tidak akan dieksekusi oleh compiler.
Beberapa kesalahan dalam penulisan dalam C++ adalah:
• int int; /*salah karena nama sebuah variabel tidak boleh sama dengan seuah tipe data (int)*/
• int Jam_9; //salah karena nama variabel dimulai dengan huruf besar
• int 90jam; /*nah, ini juga salah karena nama sebuah variabel tidak boleh dimulai dengan bilangan*/
Penulisan yang benar dalam C++ adalah:
• int myint; //betul
• char kata_2; //betul juga...
• double bilangan_KeDuA; /*walaupun nama identifiernya aneh, tapi ini juga betul :) */
Setiap statement dalam C++ harus diberi tanda ‘;’ pada akhir dari statement. Contoh penulisan statement yang benar dalam C++ adalah:
int a, b, c;
a = 1;
b = 2;
c = a + b;
Sedangkan penulisan yang salah adalah:
int a, b, c
karena itu dianggap error oleh compiler, karena merupakan statement yang tidak lengkap.
D. Tipe Data
Tipe – tipe data yang dikenal dalam C++ adalah sebagai berikut:
int adalah tipe data bilangan bulat (integer). Contoh penggunaan tipe int adalah:
int a = 1;
int num1 = 2, num2 = 4;
Perhatikan bahwa dalam nilai – nilai yang masuk di assign (masukkan) ke dalam variabel – variabel bertipe int adalah angka – angka / bilangan bulat. Seperti namanya, int hanya bisa bernilai bulat dan bukan pecahan (desimal). Bagaimana kalau yang tipenya int lalu yang dimasukkan adalah hasil pembagian yang tidak bulat hasilnya? Maka:
int hasil_bagi_bulat = 5 / 2;
Hasilnya:
2
Ini karena 5 dibagi 2 = 2,5 kemudian karena hasil_bagi_bulat adalah integer (bilangan bulat) 2,5 kemudian dibulatkan menjadi 2.
Untuk bilangan desimal sendiri ada tipe tertentu untuk bilangan ini.
double
adalah tipe yang khusus untuk bilangan yang tidak bulat alias desimal / pecahan. Contoh penggunaannya adalah:
double mydouble = 5.00;
double pecahan_pertama = 2.5, pecahan_kedua = 9.9;
char
adalah tipe data karakter yang bisa menyimpan mulai dari: a – z, A – Z, ‘!’, ‘@’, dsb. Penggunannya ± sama dengan tipe - tipe yang sebelumnya:
char huruf = ‘c’;
char inisial1 = ‘A’, inisial2 = ‘W’;
char simbol = ‘#’;
bool
adalah tipe yang hanya “menyimpan” nilai “benar” dan “salah” yaitu, true dan false (boolean). Contoh:
bool benar_atau_salah = true;
string
adalah tipe yang khusus untuk menampung semua masukan dari user / gabungan karakter yang sangat panjang. Misalnya:
string string_gue = “nah, kyk gini deh contohnya string...”;
E. Operator Aritmatika
Operator aritmatika yang sering digunakan dalam C++ adalah:
• ‘+’ = penjumlahan
• ‘-‘ = pengurangan
• ‘*’ = perkalian
• ‘/’ = pembagian
• ‘%’ = sisa bagi (modulo)
Contoh dari pemakaian masing – masing operator tersebut adalah sebagai berikut:
#include
using namespace std;
void main () {
int satu, dua, tiga, empat, lima;
satu = 1 + 0;
dua = 4 - 2;
tiga = 1 * 3;
empat = 20 / 5;
//mencari sisa bagi dari 25 / 10
lima = 25 % 10;
cout << style="font-weight: bold;">Program Gaji_Dosen { Menentukan gaji bulanan seorang dosen. Masukan yang dibaca dari papan kunci adalah nama Dosen, golongan, dan jumlah jam kerja. Nama Dosen dan gajinya dicetak ke piranti keluaran }
Kamus
nama: string
jjk : integer { jumlah jam kerja}
gaji : real
Algoritma
read (nama , jjk)
if jjk ≤ 224
then gaji ← jjk * 15000 else
gaji ← 224 * 15000 + (jjk – 224 ) * 20000 endif write (gaji)
main () {
nama char;
int jjk;/* jumlah jam kerja */
float gaji;
std : : cin >> nama , jjk;
If jjk ≤ 224; gaji = jjk * 15000; else
gaji = 224 * 15000 + (jjk – 224) * 20000;
std : : cout << “gaji = “ <<> main () {
int b; for ( b = 60 ; b >= 1; b - - );
std : : cout << mk =" ‘algoritma" mk =" ‘bahasa" mk =" ‘kalkulus’" mk =" ‘fisika">
main () { char mk [ 15 ] ; /* mata kuliah*/
cout << “ketikan mata kuliah:”; cin >> mk;
if ( strcm ( mk, “algoritma dan pemrograman”))
cout << “Yudi Herdiana, ST.\n”; else if ( strcm ( mk, “bahasa Indonesia” )) cout << “Indra Nurgahayu, SPd.\n”; else if ( strcm ( mk, “kalkulus” )) cout << “Deni Sofiansyah, MPd.\n”; else if ( strcm ( mk, “fisika dasar” )) cout << “Taofik, SSi.\n”; /*endif*/ /*endif*/ /*endif*/ /*endif*/ } Contoh 4 ALGORITMIK Program Jalan_Alternatif { menentukan jalan alternatif bila jalan Pasar Baru di majalaya macet } Kamus jl : string { jalan } Algoritma Read ( jl ) If jl = ‘pasar baru macet’ then write ( ‘coba jalan Ebah’ ) else write ( ‘coba jalan anyar’ ); endif C++ #include
main ()
{
char jl;
if jl = (‘pasar baru macet’)
cout << ‘coba jalan ebah’; else cout << ’coba jalan anyar’; } Contoh 5 ALGORITMIK Program Ngukur_Waktu { mengukur waktu berdasarkan jarak dan kecepatan } Kamus v : integer { kecepatan } s : integer { jarak } t : real { waktu } Algoritma v←5 s←20 t←s/v output(“waktu = “,t); C++ #include
Main ()
{
Int v;
Int s;
float t;
v = 5;
s = 20;
t = s/v;
}
(b)Array
Setelah Kode Ini di Ketik melalui Program TC, Maka Anda Tinggal MeRun Nya, dan Contoh Nya Ada Di screen shot di bawah ini.
d) Program menggunakan array,for dan if untuk saldo di TC
Setelah Kode Ini di Ketik melalui Program TC, Maka Anda Tinggal MeRun Nya, dan Contoh Nya Ada Di screen shot di bawah ini.
* Bahasa C
Bahasa C merupakan salah satu bahasa yang popular digunakan dalam pemrograman. Pertama kali bahasa C dikembangkan oleh Dennis Ritchie di Bell Laboratories. Awalnya bahasa C hanya dapat dijalankan dalam System Operasi UNIX tetapi pada perkembangannya bahasa C sudah dapat digunakan dalam system operasi MS-DOS pada IBM. Bahasa C memiliki kemampuan yang sangat luas. Selain itu C memiliki kesederhanaan dalam ekspresinya dan kerampingan kodenya. Akan tetapi, C bukan merupakan bahasa yang terbaik karena bentuk bahasanya kurang jelas. Bagi pemula akan merasa sulit dalam menggunakan C tetapi nantinya bila terbiasa bahasa C merupakan bahasa yang menyenangkan untuk dipakai. Kesulitan yang diuraikan bersifat sementara saja.
Penerjemah dalam bahasa pemrograman ada dua macam, yaitu interpreter dan compiler. Interpreter merupakan penerjemah yang menerjemahkan instruksi per baris setiap saat. Sementara compiler merupakan penerjemah yang menerjemahkan seluruh instruksi dalam program secara sekaligus dan kemudian menghasilkan executable file yang langsung bisa dijalankan. Bahasa C menggunakan compiler sebagai penerjemah.
* Bahasa C++
Berbicara tentang C++ biasanya tidak lepas dari C, sebagai bahasa pendahulunya. Pencipta C adalah Brian W. Kerninghan dan Dennis M. Ritchie pada sekitar tahun 1972, dan sekitar satu dekade setelahnya diciptakanlah C++, oleh Bjarne Stroustrup dari Laboratorium Bell, AT&T, pada tahun 1983. C++ cukup kompatibel dengan bahasa pendahulunya C. Pada mulanya C++ disebut “ a better C “. Nama C++ sendiri diberikan oleh Rick Mascitti pada tahun 1983, yang berasal dari operator increment pada bahasa C. Keistimewaan yang sangat berari dari C++ ini adalah karena bahasa ini mendukung Pemrograman Berorientasi Objek ( OOP / Object Oriented Programming). Program C++ dapat ditulis dengan menggunakan berbagai editor teks, seperti EDIT (milik DOS), WordStar, SideKick, ataupun menggunakan editor bawaan dari kompiler. Program C++ biasa ditulis dengan nama ektensi .CPP (dari kata C Plus Plus). Agar program bisa dijalankan (dieksekusi), program harus dikompilasi terlebih dahulu dengan menggunakan kompiler C++.
http://selinliz.wordpress.com/2008/09/11/pengertian-bahasa-pemograman-c/
http://ericwanda.wordpress.com/2008/09/24/bone/
http://ilmukomputer.org/2009/05/pemrograman-dengan-c-part-i /
http://ilmukomputer.org/2009/05/pemrograman-dengan-c-part-ii/
http://ilmukomputer.org/2009/05/pemrograman-dengan-c-part-iii/
http://www.cplusplus.com/info/history.html
Drs. Suarga, M.Sc., M. Math., Ph.D., Algoritma Pemrograman, Penerbit ANDI, 2006
Robert Setiadi, Algoritma Itu Mudah, PT. Prima Infosarana Media, 2008
Kernighan, Brian W. and Ritchie, Dennis M. 1988. C Programming Language 2nd Edition. Prentice-Hall.
Stroustrup, Bjarne. 1997. C++ Programming Language Third Edition. Addison-Wesley.
Schildt, Herbert. 1998. C++: The Complete Reference. McGraw-Hill.
Kamis, 22 Desember 2011
Ungu-SelamaNya "copy form ungu".3gp
Sayangku dapatkah kau merasakan
Betapa besarnya rasa cintaku untukmu
Cintaku pernahkah kita menduga
Di antara kita ada rasa mendalam
Sayangku yakinlah akan cintaku
Yang ku persembahkan seutuhnya untukmu
Ooo kasihku jangan pernah kau ragukan
Luasnya cintaku yang ku beri untukmu
Genggamlah tanganku ini sayang
Cintaku telah tertambat mati untukmu
Selamanya..
Hanya dirimu yang selalu ada dalam hatiku
Selamanya…
Tentang dirimu kau selalu hadir dalam mimpiku
Engkau satu cintaku selamanya
Genggamlah tanganku ini sayang
Cintaku telah tertambat mati untukmu
Selamanya..
Hanya dirimu yang selalu ada dalam hatiku
Selamanya…
Tentang dirimu kau selalu hadir dalam mimpiku
Selamanya..
Hanya dirimu yang selalu ada dalam hatiku
Selamanya…
Tentang dirimu kau selalu hadir dalam mimpiku
Engkau satu cintaku selamanya
Read More....
Rabu, 09 November 2011
Read More....
Read More....







